Monday, November 17, 2014

Penjelasan Pendidikan Berkarakter dalam kurikulum 2013 (Part 1)


Bismillahirrahmanirrahim..

Assalamua'laikum wr.wb.
Apa kabar sahabat semua ! Alhamdulillah pasti sehat-sehat semua kan..??
Okey sudah lammmmaaa mimin gx share-share lagi,, soalnya lagi banyak kegiatan.. hehehehe.
Pada kesempatan malam ini walaupun diiiingiiin dan ditemani sama teh hangat, mimin akan membagikan sedikit ilmu yang mimin dapat tadi siang tentang Pendidikan Berkarakater dalam Kurikulum 2013 yang dilaksanakan oleh dinas pendidikan kabupaten bireuen bertempat di Kampus UT Bireuen .
Pasti kita bertanya-tanya kenapa sih harus ada pendidikan yang berkarakter dalam setiap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru ! padahal itu kan tugas guru Agama, Bimpen dan PPKN, ya kan sahabat..??
Nah, berdasarkan tutor  Zulfikri Anas tadi mengatakan bahwa pemikiran ini harus dibuang jauh-jauh kedalam jurang. Yaaaah mampus dooong.. hehehehe. Itu kan cuma di ibaratkan. Maksud dari perkataan tutor Zul adalah untuk membina karakter seorang siswa harus bekerja antar semua warga sekolah.
A.  Asal Usul Pendidikan Karakter/Akhlak
Okey sebelum kita melangkah jaaaaaauuuh sekali, sekarang yuuuuks kita kembali dulu kezaman Jahiliyah. Yaaaaaah.. ngapain bahas sejarah miiin..?? tenaaang duluuu sahabaaat.. Coba sahabat kembali merenung sifat dan sikap manusia pada zaman Jahiliyah..? pasti kan di ambang kehancuran dan akan mengarah kepada Kiamat dimana perempuan dan budak diperlakukan secara tidak manusiawi, walaupun mereka sangat pintar tetapi mereka tidak menghargai antar satu sama lain, mereka memakai hukum Rimba “Siapa yang Kuat dialah Pengauasanya”, iya kan sahabat ?
Sekarang ayo sahabat berfikir kenapa sifat dan sikap pada masa Jahiliyah dalam masa 1500 tahun yang lalu sudah menghilang..?? siapa yang menghilangkannya di atas muka bumi ini..?? ayoooo siapa sahabat..?? Nabi Muhammad SAW kan. Coba sahabat membayangkan bagaimana Rasululllah menghilangkan karakter yang di ambang kehancuran tersebut menjadi karakter yang penuh dengan kedamaian!
Menurut tutor Zul jelaskan tadi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah ubah dulu karakter pada diri sendiri baru bisa mengubah karakter orang lain supaya menjadi suri tauladan bagi orang lain disekitarnya. Coba sahabat renungkan bagaimana karakter Rasulullah dalam membawa ajaran Islam didalam zaman Jahililyah yang diambang kehancuran. Dengan karakter/Akhlak beliaulah orang yang memaki Rasulullah malah mereka yang masuk ke dalam agama Islam, orang yang ingin membunuh Rasulullah menjadi sahabat terbaik Rasullullah. Dari contoh diatas dapat kita tarik simpulan bahwa untuk mengubah karakter/Akhlak seseorang harus dirubah dulu Akhlak dari kita sendiri sebagai seorang guru sehingga kita seorang guru bisa menjadi suri tauladan bagi siswa yang diajarkan. Timbul pertanyaan dari kita “Bagaimana Rasullullah bisa menjadi suri tauladan bagi ummatnya” !
Sebenarnya untuk mendidik karakter/Akhlak untuk seseorang/siswa yang harus dilakukan adalah kembalikan dulu pendidikan tersebut ke RUHnya. Maksudnya disini adalah Ruh dari pendidikan adalah Agama (Al-Quran dan Hadist). Apabila pendidikan  seseorang dididik melalui agama pasti dia memiliki karakter/Akhlak yang mulia.  Misalkan saya contohkan yang sering kita lihat di televisi sebuah kisah memilukan dinegara kita tercinta ini yaitu penjabat dan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, kita bisa menanyakan kepada kawan-kawan kita disamping “Dia itu bodoh atau gak sih kok orang seperti itu bisa menjadi penjabat! Padahal dia itu kan pintar !”
Bagaimana kita menjawab persoalan seperti ini ! sangat mudah menjawabnya karena pendidikan yang selama ini dikembangkan oleh seorang guru adalah selalu melihat siswa yang memiliki nilai akademik tinggi tapi tidak pernah meihat siswa yang memiliki akhlak yang mulia. Mengapa demikian! Karena bisa kita buktikan bahwa setiap anak yang memiliki nilai akademik tinggi pasti dia memiliki akhlak yang kurang baik misalnya egois, tidak ada kawan yang dipercaya, sendiran selalu dll. Nah untuk anak yang memiliki nilai akademiknya rendah dan memiliki akhlak yang tinggi dia sangat pandai dalam bergaul dan menghargai kawannya. Sekarang anda bayangkan juga siswa yang guru-guru banggakan nilai akademiknya apakah begitu lulus dia akan ingat guru tersebut ! sekarang anda bayangkan lagi siswa yang nilai akademiknya rendah sehingga guru lupa terhadap dia sedangkan dia sangat ingat terhadap guru tersebut dan selalu menegur guru tersebut dimana pun dia bertemu dengan guru. Menurut anda siswa manakah yang terbaik dan mulia ? anda jawab sendiri wahai Guru.
Lalu apa hubungannya dengan penjabat-penjabat dan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ! hubungannya adalah para penjabat dan oknum tersebut dulu lahir dari seorang siswa yang diajarkan oleh seorang guru yang Cuma mengedepankan nilai akademik dan lupa tentang nilai spiritual dan sosial dari siswa yang diajarkan. Sehingga timbullah orang pintar yang menipu dan merusak karena mereka tau bagaimana menghindari tipuannya itu dari pandangan orang. Tapi apabila nilai spiritual dan nilai sikap yang sejalan diajarkan dengan nilai pengetahuan pasti sifat dan sikap itu akan terhindari karena mereka takut akan dosa dan malu hatinya dengan sikap yang tidak baik itu.
Dari uraian semua diatas dapat kita simpulkan yaitu seorang guru harus mendidik siswa bukan hanya dengan aspek pengetahuan dan keterampilan (nilai akademik) saja tapi harus di iringi dengan aspek spiritual dan sikap (nilai religious) karena diharapkan supaya dimasa depan setiap siswa akan menjadi suri tauladan yang baik bagi orang lain dengan keimanannya yang kuat sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang negative.


Wednesday, November 12, 2014

RPP Rangka, Otot dan Pesawat sederhana



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan                : SMP 
Mata Pelajaran                      : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/semester                       : VIII/satu
Materi Pokok                         : Rangka, Otot dan Pesawat Sederhana
Alokasi Waktu                       : 5  pertemuan (12 JP)

A.      Kompetensi Inti
1.         Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.         Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3.         Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.         Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
KI
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi

  1.  
1.1.   Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
1.1.1      Mengenali dan mengagumi benda benda disekitar kita yang bersifat alamiah dan buatan sebagai ciptaan Tuhan.

  1.  
2.1.   Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari.
2.1.1      Melakukan kegiatan pengamatan secara teliti, jujur, dan bertanggung jawab.

  1.  
3.4. Mendeskripsikan struktur rangka dan otot manusia, serta fungsinya pada berbagai kondisi,
3.5. Mendeskripsikan kegunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari dan hubungannya dengan kerja otot pada struktur rangka manusia.
3.4.1.    Menjelaskan fungsi sistem rangka bagi tubuh manusia
3.4.2.    Mengidentifikasi jenis tulang penyusun sistem gerak manusia.
3.4.3.    Mendeskripsikan struktur tulang manusia.
3.4.4.    Mendeskripsikan fungsi sistem rangka bagi manusia.
3.4.5.    Mendeskripsikan struktur otot manusia.
3.4.6.    Mendeskripsikan fungsi otot bagi manusia.
3.4.7.    Mengidentifikasi jenis sendi yang terdapat pada tubuh manusia.
3.5.1.    Mengidentifikasi jenis pesawat sederhana yang terdapat di sekitar peserta didik.
3.5.2.    Mendeskripsikan kegunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
3.5.3.    Menjelaskan prinsip kerja pesawat sederhana pada otot dan rangka manusia.
4.       `
4.4.     Menyajikan tulisan tentang upaya menjaga kesehatan rangka manusia dikaitkan dengan zat gizi makanan dan perilaku sehari-hari.
4.5.       Melakukan penyelidikan tentang keuntungan mekanik pada pesawat sederhana
4.4.1.          Menyusun sebuah brosur tentang upaya menjaga kesehatan rangka manusia dikaitkan dengan zat gizi makanan dan perilaku sehari-hari.
4.4.2.         Menyelidiki keuntungan mekanik pesawat sederhana.

C.      Tujuan Pembelajaran  
Setelah mempelajari materi pada bab II ini, peserta didik diharapkan dapat melakukan hal-hal berikut.
1.      Mendeskripsikan struktur dan fungsi sistem gerak manusia.
2.      Mengidentifikasi jenis sendi yang terdapat pada tubuh manusia.
3.      Melakukan identifikasi jenis serta kegunaan pesawat sederhana yang ada di lingkungan sekitar peserta didik
5.      Melakukan penyelidikan keuntungan mekanik pesawat sederhana
6.      Menjelaskan keterkaitan prinsip kerja pesawat sederhan dengan prinsip

D.      Materi Pembelajaran 
E.       Metode Pembelajaran
               1.       Pendekatan Saintifik
               2.       Metode Observasi, penugasan, eksperimen, Demontrasi dan Diskusi
               3.       Model Discovery Learning
               4.       Pembelajaran Berbasis LKS

F.       Sumber Belajar
1.         Muhammad Nuh, dkk. 2014. Ilmu Pengetahuan Alam SMP. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2.         Lingkungan


G.      Media Pembelajaran
1.         Media
-          Laptop dan Proyektor
-          Kertas
-          Alat Tulis
2.         Alat dan bahan
-          Benda, Gambar dan Video
-          Torso rangka manusia,

H.      Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran    
Pertemuan I (2 JP)

Kegiatan
Langkah-langkah Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan


Menciptakan stimulasi(situasi)
-          Guru memberi salam dan menyapa peserta didik.
-          Peserta didik bersama guru berdoa’a untuk memulai pelajarannya.
Pemusatan perhatian:
1.    Guru melakukan apersepsi dan motivasi dengan  mengajukan pertanyaan sebagai berikut.
  1. Coba amati teman yang sedang duduk di sebelah kamu! Mengapa tubuh temanmu itu dapat duduk dengan tegak?
  2. Menurut kamu apa yang membuat tubuh temanmu seperti itu?
  3. Menurut kamu apa fungsi utama system rangka tubuh kita ?
2.      Guru menyampaikan kepada peserta didik tujuan pembelajaran yang tertera pada bagian ‘Ayo Kita Pelajari?’
3.      Guru menyampaikan kepada peserta didik nilai yang diperoleh setelah mempelajari bab II ini yang tertera pada ‘Mengapa Penting?’
10 menit
Kegiatan inti
Pembahasan tugas dan identifikasi masalah



Observasi




Pengumpulan data










Pengolahan data
dan analisis data




Verifikasi




Generalisasi
-          menginformasikan pada peserta didik bahwa ada 1 kegiatan yang dilakukan yaitu “Mengamati sistem rangka pada tubuh manusia” pada kegiatan ‘Ayo Kita Coba.

-          Membagi siswa menjadi 4 kelompok.
-          Secara berkelompok peserta didik melakukan kegiatan mengamati sistem rangka pada tubuh manusia pada kegiatan ‘Ayo Kita Coba’.

-          Peserta didik diminta melakukan identifikasi minimal 10 macam tulang penyusun sistem rangka manusia. Selain itu peserta didik diminta pula mengidentifikasi letak serta fungsi dari masing-masing tulang yang diidentifikasi. Untuk menunjang tercapainya KI-2, jangan lupa mengingatkan peserta didik agar bekerjasama dengan kelompoknya.

-          Data yang diperoleh dituliskan pada buku IPA..
-          Mengolah dan menganalisis data dari setiap observasi kelompok untuk menjawab pertanyaan dalam lks.

-          Presentasi hasil pengamatan
-          Diskusi kelompok untuk mengidentifikasi system rangka manusia.

-          Membuat kesimpulan tentang system rangka manusia.
50 menit
Penutup





-          Siswa dan guru mereview hasil Kegiatan pembelajaran
-          Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik.
-          Siswa menjawab kuis tentang identifikasi system rangka manusia..
-          Guru memberikan tugas rumah secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan diskusi tentang gambar yang diberikan guru untuk menunjukkan nama-nama dari tulang dan memberi penjelasan.
-          Guru mengajak peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan membaca do’a.

20 menit

Pertemuan II (3JP)
Kegiatan
Langkah-langkah Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan


Menciptakan stimulasi(situasi)
-          Guru memberi salam dan menyapa peserta didik.
-          Peserta didik bersama guru berdoa’a untuk memulai pelajarannya.
Pemusatan perhatian:
1.      Guru melakukan apersepsi mengaitkan materi pada pertemuan 1 dengan materi yang akan dipelajari.
a.       “Berdasarkan bentuknya tulang dibedakan menjadi!”
b.      “Berdasarkan komponen penyusunnya tulang dibedakan menjadi!”
c.       Guru memberikan pertanyaan kepada siswa sebagai tes pengetahuan tentang tugas kelompok dirumah.
d.      Guru menyampaikan kepada peserta didik tujuan pembejalaran.

30 menit
Kegiatan inti
Pembahasan tugas dan identifikasi masalah


Observasi





Pengumpulan data




Pengolahan data
dan analisis data


Verifikasi



Generalisasi
-          Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan yaitu Klasifikasi Tulang berdasarkan Bentuk dan Ukuran.

-          Membagi siswa menjadi 4 kelompok.
-          Secara berkelompok peserta didik melakukan Klasifikasi Tulang berdasarkan Bentuk dan Ukuran yang tertera pada kolom ‘Ayo Kita Lakukan’!

-          Melakukan kegiatan diskusi tentang Klasifikasi Tulang berdasarkan Bentuk dan Ukuran yang tertera pada kolom ‘Ayo Kita Lakukan’

-          Mengolah dan menganalisis data dari setiap observasi kelompok untuk menjawab pertanyaan dalam lks.

-          Presentasi hasil pengamatan
-          Diskusi kelompok untuk Klasifikasi Tulang berdasarkan Bentuk dan Ukuran

-          Membuat kesimpulan tentang gerak pada benda
75 menit
Penutup





-          Siswa dan guru mereview hasil Kegiatan pembelajaran
-          Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik.
-          Siswa menjawab kuis tentang identifikasi benda di sekitar kita.
-          Guru memberikan tugas rumah secara berkelompok tentang macam-macam sendi.
-          Guru mengajak peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan membaca do’a.
15 menit

Pertemuan III (2 JP)
Kegiatan
Langkah-langkah Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan


Menciptakan stimulasi(situasi)
-          Guru memberi salam dan menyapa peserta didik.
-          Peserta didik bersama guru berdoa’a untuk memulai pelajarannya.
Pemusatan perhatian:
1.      Guru menanyakan kembali materi yang telah dipelajari oleh siswa secara individu.
2.      Guru melakukan apersepsi mengaitkan materi pada pertemuan II dengan  mengajukan pertanyaan. Pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut.
     Masih ingatkah kamu dengan komponen penyusun tulang kompak? Selanjutnya, guru mengatakan bahwa, “dengan adanya zat kapur dan fosfor, maka akan dapat menyebabkan tulang menjadi keras.”
     Mengapa kamu dapat melakukan berbagai macam gerakan? Padahal, tulang yang termasuk salah satu sistem gerak manusia sangat keras serta tidak dapat dibengkokkan.

30 menit
Kegiatan inti
Pembahasan tugas dan identifikasi masalah




Observasi









Pengumpulan data












Pengolahan data
dan analisis data


Verifikasi
Generalisasi
-          Guru menginformasikan pada peserta didik bahwa ada 2 kegiatan yaitu ‘Mengidentifikasi sendi-sendi yang bekerja pada aktivitas sehari-hari’ pada kegiatan ‘Ayo Kita Lakukan’ dan menganalisis secara singkat prinsip kerja dari sendi pada kegiatan ‘Ayo Kita Selesaikan’

-          Membagi siswa menjadi 4 kelompok.
-          Secara berkelompok peserta didik melakukan kegiatan identifikasi sendi-sendi yang bekerja pada aktivitas sehari-hari pada kegiatan “Ayo Kita Lakukan” dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan menganalisis secara singkat prinsip kerja dari sendi pada kegiatan “Ayo Kita Selesaikan”.

-          Guru membimbing peserta didik melakukan kegiatan identifikasi sendi-sendi yang bekerja pada aktivitas sehari-hari pada kegiatan ayo kita lakukan. Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok. Hasil identifikasi dituliskan pada buku IPA. Untuk menunjang ketercapaian KI-2, peserta didik di ingatkan untuk berbagi tugas dengan teman satu kelompok serta mengamati setiap gerakan yang dilakukan oleh temannya dengan cermat agar peserta didik dapat mengidentifikasi sendi-sendi yang bekerja pada setiap aktivitas dengan tepat.

-          Mengolah dan menganalisis data dari setiap observasi kelompok untuk menjawab pertanyaan dalam lks.

-          Presentasi hasil pengamatan
-          Membuat kesimpulan tentang tipe persendian.

75 menit
Penutup





-          Siswa dan guru mereview hasil Kegiatan pembelajaran
-          Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik.
-          Siswa menjawab kuis tentang tipe persendian.
-          Guru memberi tugas kelompok yang dikerjakan dirumah tentang fungsi otot, pengertian otot rangka, otot polos, dan otot jantung
-          Guru mengajak peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan membaca do’a.
15 menit

Pertemuan IV (3 JP)
Kegiatan
Langkah-langkah Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan


Menciptakan stimulasi(situasi)
-          Guru memberi salam dan menyapa peserta didik.
-          Peserta didik bersama guru berdoa’a untuk memulai pelajarannya.
Pemusatan perhatian:
1.      Guru menanyakan kembali materi yang telah dipelajari oleh siswa secara individu.
2.      Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi yang telah dipelajari oleh peserta didik dengan materi yang akan dipelajari pada hari ini. Kegiatan tersebut dilakukan dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut.
       Sebelumnya kamu telah mempelajari bahwa tulang merupakan alat gerak pasif.
       Coba sekarang kamu pikirkan, apakah tulang-tulang penyusun rangka tubuh manusia dapat digerakkan tanpa adanya bagian lainnya?
       Bagaimanakah system kerja otot ?
30 menit
Kegiatan inti
Pembahasan tugas dan identifikasi masalah



Observasi





Pengumpulan data
















Pengolahan data
dan analisis data

Verifikasi

Generalisasi
-          Guru menginformasikan pada peserta didik bahwa ada 2 kegiatan yaitu mengamati diameter otot pada kegiatan ‘Ayo Kita Lakukan’ dan mengamati otot jantung, otot rangka dan otot polos pada kegiatan ‘Ayo Kita Coba.

-          Membagi siswa menjadi 4 kelompok.
-          Secara berkelompok peserta didik melakukan kegiatan mengamati diameter otot pada saat berkontraksi dan berelaksasi pada kegiatan ‘Ayo kita lakukan’ dan mengamati otot jantung, otot rangka dan otot polos pada kegiatan ‘ayo kita coba’
-          Guru membimbing peserta didik melakukan kegiatan mengamati diameter otot pada kegiatan ‘Ayo kita lakukan’ serta menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada kegiatan tersebut. Pada kegiatan ini peserta didik diminta untuk mengamati diameter otot jika otot dalam keadaan kontraksi serta dalam keadaan relaksasi
-          Selanjutnya, guru membimbing siswa untuk mengamati otot jantung, otot rangka dan otot polos pada kegiatan ‘ayo kita coba’ serta menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada kegiatan tersebut. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan preparat otot jantung, polos dan otot rangka serta mikroskop.

-          Mengolah dan menganalisis data dari setiap observasi kelompok untuk menjawab pertanyaan dalam lks.

-          Presentasi hasil pengamatan

-          Selanjutnya peserta didik dibimbing untuk menjawab pertanyaan pada kegiatan “Ayo Kita Selesaikan”.
-          Membuat kesimpulan tentang otot.
75 menit
Penutup





-          Siswa dan guru mereview hasil Kegiatan pembelajaran
-          Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik.
-          Siswa menjawab kuis tentang otot
-          Guru memberikan tugas rumah secara berkelompok pada kolom “ayo kita coba” tentang pesawat sederhana.
-          Guru mengajak peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan membaca do’a.
15 menit

Pertemuan V (2 JP)
Kegiatan
Langkah-langkah Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan


Menciptakan stimulasi(situasi)
-          Guru memberi salam dan menyapa peserta didik.
-          Peserta didik bersama guru berdoa’a untuk memulai pelajarannya.
Pemusatan perhatian:
1.      Guru menanyakan kembali materi yang telah dipelajari oleh siswa secara individu.
2.      Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan yang relevan dengan materi yang akan dibahas. “Bagaimana cara roket dapat meluncur jauh ke angkasa?”
3.      Guru menyampaikan kepada peserta didik tujuan pembelajaran.
20 menit
Kegiatan inti
Pembahasan tugas dan identifikasi masalah





Observasi





Pengumpulan data







Pengolahan data
dan analisis data

Verifikasi

Generalisasi
-        Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan yaitu  hukum III Newton.
-        Guru menyuruh siswa untuk mempresentasikan tugas rumah yang diberikan pada pertemuan yang lalu.

-          Membagi siswa menjadi 5 kelompok.
-          Peserta didik secara berkelompok melakukan kegiatan Percobaan Hukum Newton III mengikuti langkah-langkah pada LKS yang diberikan guru.

-          Melakukan kegiatan diskusi tentang Percobaan Hukum Newton III pada LKS yang diberikan guru dan pada pelepasan Roket air yang didemontrasikan oleh guru serta  pada kolom “ayo kita coba”.


-          Mengolah dan menganalisis data dari setiap observasi kelompok.

-          Presentasi hasil pengamatan

-          Membuat kesimpulan tentang Percobaan Hukum III Newton.
-          Membuat kesimpulan tentang demonstrasi roket air.
-          Membuat kesimpulan tentang penerapan Hukum I, II, dan III Newton.
45 menit
Penutup





-          Siswa dan guru mereview hasil Kegiatan pembelajaran dengan menampilkan animasi/gambar orang berenang dan burung terbang.
-          Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang berkinerja baik.
-          Siswa menjawab kuis tentang penerapan Hukum I,II dan III  Newton
-          Guru menginformasikan kepada siswa supaya belajar kembali tentang semua materi Gerak Hidup dan Gerak Benda untuk persiapan ulangan pada pertemuan yang akan datang.
-          Guru mengajak peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan membaca do’a.
15 menit

I.         Penilaian
1.         Sikap Spiritual
a.      Teknik Penilaian : Observasi
b.      Bentuk Instrumen          : Lembar observasi
c.       Kisi-kisi:
No.
Sikap/nilai
Butir Instrumen

  1.  
Mengagumi dan mencintai makhluk hidup dan benda-benda sebagai ciptaan Allah.
1-5
Instrumen: lihat Lampiran 1
Sikap Sosial
a.       Teknik Penilaian : Penilaian Diri
b.      Bentuk Instrumen          : Lembar Penilaian Diri
c.       Kisi-kisi:
No.
Sikap/nilai
Butir Instrumen

  1.  
Kejujuran
1

  1.  
Ketelitian
2

  1.  
Tanggung jawab
3

  1.  
Sopan dan Santun
4
Instrumen: lihat Lampiran

2.         Pengetahuan
                                   a.            Teknik Penilaian       : Tes Tulis
                                   b.            Bentuk Instrumen     : Choise dan Uraian
                                   c.            Kisi-kisi:
Uji Kompetensi Bab 1 secara Acak
Instrumen: lihat Lampiran 3
3.         Keterampilan
                                   a.            Teknik Penilaian       : LKS
                                   b.            Bentuk Instrumen     : Check list
Instrumen: lihat Lampiran 5
                                                                                                                 04 Agustus 2014
Mengetahui                                                                
Kepala SMP                                                                                         Guru Mata Pelajaran


(                       )                                                                                   (                                 )
NIP. ...                                                                                                            NIP. ...


Lampiran 1: Penilaian Sikap Spiritual (Observasi)

Instrumen Observasi:
Digunakan untuk menilai sikap spiritual peserta didik, pada indikator: Mengagumi dan mencintai makhluk hidup dan benda-benda sebagai ciptaan Allah.
Petunjuk:
1.         Tuliskan hasil pengamatanmu. Ingat, hanya hasil pengamatan,bukan tafsiran terhadap pengamatan!
2.         Bandingkan hasil pengamatanmu dengan hasil pengamatan temanmu. Adakah yang berbeda? Mengapa hasilnya demikian? Apakah yang memengaruhi hasil pengamatan tersebut?


Lembar Observasi:
Mengagumi dan mencintai makhluk hidup dan benda-benda sebagai ciptaan Allah.
No.
Sikap yang dinilai
Skor
1
2
3

  1.  
Mengagumi makhluk hidup dan benda-benda




  1.  
Mencintai makhluk hidup dan benda-benda



Jumlah Skor yang Diperoleh








Rubrik:
No
Sikap yang dinilai
Rubrik
1
Mengagumi makhluk hidup dan benda-benda
1.         Tidak menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap makhluk hidup dan benda-benda dan tidak mengungkapkan secara verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan.
2.         Tidak menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap makhluk hidup dan benda-benda tetapi mengungkapkan secara verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan.
3.         Menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap makhluk hidup dan benda-benda dan/atau ungkapan verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan.

  1.  
Mencintai makhluk hidup dan benda-benda
1.         Tidak menunjukkan ekspresi mencintai terhadap makhluk hidup dan benda-benda dan tidak mengungkapkan secara verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan.
2.         Tidak menunjukkan ekspresi mencintai terhadap makhluk hidup dan benda-benda tetapi mengungkapkan secara verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan.
3.         Menunjukkan ekspresi kekaguman mencintai terhadap makhluk hidup dan benda-benda dan/atau ungkapan verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan.
Kriteria Penilaian:
Nilai =
Jumlah Skor yang Diperoleh
X 4

Skor Maksimum
Konversi Penilaian:
Sangat Baik (SB),       apabila 3 < Skor ≤ 4
Baik (B),                     apabila  2 <Skor ≤ 3
Cukup (C)                   apabila 1<Skor ≤ 3
Kurang (K)                  apabila Skor< 1
Lampiran 2: Penilaian Sikap Sosial (Penilaian Diri)

Instrumen Penilaian Diri:
Digunakan untuk menilai sikap sosial peserta didik, dalam hal: kejujuran, ketelitian, dan tanggungjawab.
Petunjuk:
Lakukan penilaian terhadap dirimu sendiri dalam hal kejujuran, ketelitian, dan tanggungjawab saat mengikuti kegiatan pembelajaran menggunakan Lembar Penilaian Diri berikut.

Lembar Penilaian Diri:
No.
Sikap
Skor
1
2
3

  1.  
Kejujuran




  1.  
Ketelitian




  1.  
Tanggungjawab




  1.  
Sopan dan Santun



Jumlah Skor yang Diperoleh


Kriteria Penilaian:
Nilai =
Jumlah Skor yang Diperoleh
X4

Skor Maksimum
Rubrik Penilaian:
No
Sikap yang dinilai
Rubrik
1
Kejujuran
1.   Jujur dalam hal melakukan pengamatan.
2.   Jujur dalam hal melakukan pengamatan dan mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan.
3.   Jujur dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan.
2
Ketelitian
1.   Teliti dalam hal melakukan pengamatan.
2.   Teliti dalam hal melakukan pengamatan dan mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan.
3.   Teliti dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan.
3
Tanggung jawab
1.   Bertanggungjawab dalam hal melakukan pengamatan.
2.   Bertanggungjawab dalam hal melakukan pengamatan dan mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan.
3.   Bertanggungjawab dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan.
4
Sopan dan Santun
1.      Sopan dan santun dalam bekerja sama melakukan pengamatan.
2.      Sopan dan santun dalam bekerja sama melakukan pengamatan dan/ menyanggah hasil pengamatan kelompok lain.
3.      Sopan dan santun dalam bekerja sama melakukan pengamatan dan/ menyanggah hasil pengamatan kelompok lain serta dalam menarik kesimpulan.
Kriteria Penilaian:
Sangat Baik (SB),       apabila 3 < Skor ≤ 4
Baik (B),                     apabila  2 < Skor ≤ 3
Cukup (C)                   apabila  1 < Skor ≤ 3
Kurang (K)                  apabila  Skor < 1

Lampiran 3: Penilaian Pengetahuan (Tes Tulis)

Instrumen Tes Tulis:
Digunakan untuk menilai pengetahuan peserta didik pada BAB Gerak Pada Makhluk Hidup dan Benda


Soal Choise dan essay
Buku siswa pada Uji Kompetensi Bab I

 Kunci Jawaban:
Choise 1 soal berbobot 5 poin dengan jumlah soal 10 buah terbagi atas 2 kelompok A dan B.



Essai : bobot nilai disesuiakan
4.      Sebuah benda bermassa 100 gram ditarik dengan gaya 20 Newton. Berapakah besar percepatan benda bergerak ?
5.      Sebuah benda memiliki percepatan 20 m/s ditarik dengan gaya 20 Newton. Berapakah besar massa benda tersebut ?
6.      Jelaskan gaya aksi-reaksi yang terjadi ketika kamu sedang berenang!
7.      Jelaskan gaya aksi-reaksi yang terjadi ketika burung sedang terbang!

Kunci Jawaban :
A. Pilihan Ganda
1. D                             6. B
2. D                             7. B
3. D                             8. C
4. D                             9. C
5. D                             10. C



4.       a = F/m
5.       m = F/a
6.       
7.     

Lampiran 4:Penilaian Keterampilan
Petunjuk:
1.         Bentuklah kelompok, dengan anggota antara 3 – 5 anak.
2.         Pilihlah LKS yang disediakan untuk setiap kelompok.
3.         Kerjakan tugas tersebut dalam waktu yang telah ditentukan oleh guru, meliputi penyelesaian tugas dan presentasi.
LKS 1
LKS 2
LKS 3
LKS 4

LKS 5
 
 

LKS 6

Instrumen Tugas LKS
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian
Melakukan Observasi dengan Benar dan Lengkap
Melakukan Observasi dengan Benar
Melakukan Observasi Salah
Skor
Skor
Skor





















Rubrik Penilaian Keterampilan

NO
ASPEK YANG DINILAI
RUBRIK
Skor Maksimal
1
Melakukan Observasi dengan Benar dan lengkap
Hasil obsevasi ada data benar
Original
Runtut
Ada Analisis
100




2
Melakukan Observasi dengan Benar
Hasil obsevasi ada data benar
Original
Runtut
80
3
Melakukan Observasi salah
Hasil obsevasi ada data salah
Tidak Original
Tidak Runtut
50